JAKARTA ,_Presiden Prabowo Subianto resmi merombak jajaran Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Sebanyak 15 menteri dan pejabat tinggi negara dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis siang (1/10/2026).
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI tentang Pengangkatan Menteri Negara dan Pejabat Tinggi Negara. Presiden Prabowo langsung mengambil sumpah jabatan para pejabat baru.
Sejumlah nama besar mendapat posisi strategis:
*Bahlil Lahadalia* kini rangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Energi dan Hilirisasi sekaligus Menteri ESDM. Posisi super strategis untuk mengawal hilirisasi yang menjadi program unggulan Prabowo.
Mantan KSAD *Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman* dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Sementara itu, kejutan datang dari Polri. *Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo* yang baru saja menerima Bintang Mahaputera Adipurna, resmi dilantik sebagai *Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP)*. Kursi Wakapolri sebelumnya, *Komjen Dedi Prasetyo* dilantik menjadi Kepala Badan Reformasi Agraria.
Berikut daftar lengkap 15 pejabat yang dilantik:
1. Bahlil Lahadalia - Menko Energi dan Hilirisasi + Menteri ESDM
2. Sugiono - Menko PMK
3. Dudung Abdurachman - Menko Polkam
4. Muhammad Sarmuji - Menteri Perindustrian
5. Arrmanatha C. Nasir - Menteri Luar Negeri
6. Listyo Sigit Prabowo - Kepala KSP
7. Dedi Prasetyo - Kepala Badan Reformasi Agraria
8. Nuzran Joher - Ketua Ombudsman RI
9. Drajat Hari Wibowo - Wamenko Perekonomian
10. Luky Alfirman - Wamenkeu
11. Nurkholish Ibnu - Wamenkeu
12. Muhamad Soleh Mustofa - Wamentan
13. Irwan Meilano - Wamen KP
14. Aryanto Wibowo - Wakil Kepala BPKP
15. Fadil Imran - Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan diakhiri pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming. Tampak hadir pimpinan lembaga negara dan seluruh menteri Kabinet Merah Putih.
Reshuffle ini dinilai sebagai langkah Prabowo untuk memperkuat akselerasi program hilirisasi, ketahanan pangan, dan reformasi agraria di sisa masa jabatan.
(Putra/Red )

0 Komentar