LEBAK, BANTEN | SAPUJAGATNEWS.COM - Menanggapi keterangan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak, Mujib, yang menyatakan siap turun bersama Tim Satgasus untuk mene-toksa dapur SPPG yang diduga bermasalah, Ketua Perkumpulan Counter Polri Fast Respon Indonesia Center DPC FRIC Kabupaten Lebak menegaskan pihaknya masih menunggu realisasi janji tersebut.
"Kami masih menunggu janji ketat BGN Lebak, dan kami tetap memonitornya," ucap Ketua FRIC DPC Lebak.10/09/26
Sebelumnya, saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp pekan lalu, Ketua BGN Lebak Mujib kepada tim mengatakan:
"Siap, BGN Lebak bersama Tim Satgasus akan turun mene-toksa dapur yang diduga bermasalah atau tidak sesuai SOP. Kami terima kasih pada tim FRIC DPC Lebak yang sudah peduli terhadap program MBG serta terima kasih atas kerjasamanya."
Pernyataan tersebut disambut positif oleh FRIC DPC Lebak sebagai wadah perkumpulan wartawan yang selama ini aktif melakukan pemantauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak.
Ketua FRIC DPC Lebak menilai, langkah BGN Lebak harus sejalan dengan ketegasan BGN Pusat yang saat ini memperketat Standar Keamanan Pangan MBG.
Seperti diberitakan sebelumnya, BGN Pusat telah menutup sementara 1.999 Dapur SPPG di seluruh Indonesia dari total 27.022 dapur yang disisir, karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kebijakan ini ditegaskan sebagai komitmen "Keamanan Pangan di Atas Kecepatan Ekspansi Program MBG Nasional".
"Program MBG ini program mulia untuk anak-anak kita. Jangan sampai dicederai oleh oknum dapur yang tidak taat SOP. Kami dari tim akan terus mengawal, memantau dan melaporkan jika ditemukan dapur yang diduga tidak higienis, tidak layak, dan berpotensi membahayakan penerima manfaat," tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah mengantongi data hasil investigasi lapangan terkait beberapa dapur SPPG di wilayah Lebak yang diduga belum memenuhi standar kebersihan, sanitasi, dan pengelolaan bahan pangan.
"Kami tidak ingin Lebak masuk dalam daftar hitam nasional. Makanya kami dorong BGN Lebak untuk segera turun bersama Satgas. Jangan hanya janji. Publik menunggu bukti," pungkasnya.
Hingga berita eksklusif ini diterbitkan, jadwal sidak gabungan BGN bersama Satgasus ke dapur-dapur SPPG yang diduga bermasalah di Lebak masih belum terealisasi.
(Tim DPC FRIC Kabupaten Lebak)

0 Komentar