LEBAK – Di tengah dinamika kehidupan masyarakat Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, nama Aceng dikenal sebagai sosok yang memiliki karakter kuat, berjiwa kepemimpinan, dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Pria kelahiran 1975 ini kini dipercaya memimpin GRIB Jaya PAC Cigemblong, sebuah amanah yang ia jalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Perjalanan Aceng bukanlah perjalanan yang dibangun dalam waktu singkat. Bertahun-tahun ia aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, mengabdikan tenaga dan pikirannya demi kepentingan masyarakat. Loyalitas, kedisiplinan, dan keberaniannya dalam memperjuangkan kepentingan bersama membuat namanya semakin dikenal, khususnya di wilayah Kecamatan Cigemblong.
Kini, sebagai Ketua GRIB Jaya PAC Cigemblong, Aceng hadir dengan semangat baru untuk memperkuat solidaritas organisasi sekaligus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
*Mengutamakan Pengabdian kepada Masyarakat*
Bagi Aceng, organisasi bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan sarana untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Dalam wawancara khusus kepada awak media pada Selasa (14/7/2026). Aceng mengatakan bahwa kepemimpinan harus dibangun atas dasar kejujuran, keberanian, dan kepedulian.
"Menjadi pemimpin bukan soal jabatan, tetapi soal tanggung jawab. Saya ingin GRIB Jaya PAC Cigemblong hadir sebagai organisasi yang bermanfaat, dekat dengan masyarakat, serta mampu menjadi bagian dari solusi ketika masyarakat membutuhkan bantuan," ujar Aceng.
Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong merupakan fondasi utama dalam menjalankan organisasi.
"Kami ingin terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Organisasi harus menjadi mitra masyarakat, bukan sekadar simbol," tambahnya.
*Dikenal Loyal dan Aktif Berorganisasi*
Rekam jejak Aceng dalam dunia organisasi telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas dalam mengambil keputusan, namun tetap mengedepankan musyawarah.
Banyak masyarakat mengenalnya sebagai pribadi yang mudah bergaul, terbuka menerima masukan, dan selalu berusaha hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Sikap loyal terhadap organisasi serta komitmennya dalam menjaga kebersamaan menjadi salah satu alasan mengapa dirinya dipercaya memimpin GRIB Jaya PAC Cigemblong.
*Membawa Semangat Perubahan*
Di bawah kepemimpinannya, Aceng berharap GRIB Jaya PAC Cigemblong dapat semakin aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta mempererat hubungan dengan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen warga.
Menurutnya, kemajuan sebuah organisasi hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama, disiplin, dan rasa saling menghormati.
"Saya mengajak seluruh anggota untuk menjaga nama baik organisasi, bekerja dengan hati, menghormati masyarakat, dan menjadi contoh yang baik. Bersama-sama kita bisa membawa perubahan yang positif bagi Cigemblong," ungkapnya.
*Komitmen untuk Terus Berkarya*
Memimpin organisasi merupakan amanah yang tidak ringan. Namun bagi Aceng, setiap tantangan adalah motivasi untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik.
Dengan pengalaman organisasi yang dimiliki, ia optimistis GRIB Jaya PAC Cigemblong akan terus berkembang menjadi organisasi yang solid, profesional, dan semakin dicintai masyarakat.
Ke depan, ia berharap seluruh anggota tetap menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan demi kemajuan bersama.
Sosok Aceng menggambarkan seorang pemimpin yang lahir dari pengalaman panjang di tengah masyarakat. Ketegasan dalam bersikap, keberanian dalam menghadapi tantangan, serta kecerdasan dalam membangun komunikasi menjadi modal penting dalam mengemban amanah sebagai Ketua GRIB Jaya PAC Cigemblong.
Dengan semangat pengabdian dan kebersamaan, Aceng berharap organisasi yang dipimpinnya mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kecamatan Cigemblong dan Kabupaten Lebak secara luas, sekaligus menjadi mitra yang aktif dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
(Culai/Red)

0 Komentar