Korban Muhamad Saripudin sebagai sopir awalnya bilang ke JM mau di atas mobil untuk merapihkan buah sawit dan korban menyuruh pelaku JM di bawah menaikan buah sawit ke atas mobil sambil melemparkan gancu ke bawah untuk mengait buah sawit di angkut ke atas mobil,tapi pelaku menolaknya dengan alasan bukan urusan JM kalau naikan sawit tersebut, saya hanya untuk mengambil dari batangnya,akhirnya percekcokan adu mulut terjadi dan korban Muhamad Saprudin (Aled) turun ke bawah terjadilah adu mulut semakin panas,sehingga tak terbendung lagi emosi pelaku JM diduga menyabetkan gancu alat untuk naikan sawit ke kepala sebelah kanan korban Muhamad Saprudin (Aled),korban akhirnya kena sabetan gancu mengakibatkan luka parah di bagian kepal belah kanan dan sempat tersungkur ke bawah karena sakit dan pening ,terduga pelaku bukannya menyadari kesalahan dia malah tambah tersukut emosinya malah pelaku mau mencabut sebilah golok di pinggang nya belum di sempat di cabut semuanya keburu dintahan sama teman-teamnnya mereka melerainya,TKP tersebut di Kawasan Cibobos kecamatan Panggarangan kabupaten Lebak Banten saksi dalam kejadian tersebut ada RT setempat Sarhani karyawan angkut dan 2 anak pelaku
21/06/2026.
Saat di konfirmasi dalam keterangannywla Muhamad Saripudin (Aled)
"Saya awalnya membawa mobil pick up untuk angkut sawit punya Pak RT didaerah Cibobos ,ucapnya
Saya sudh biasa setiap angkut sawit sama JM kebetulan JM juga tetangga saya ,saya menyuruh JM di bawah sebelum naik ke atas bak pick up untuk menaikan buah sawit,saya langsung naik ke atas dan memangil JM untuk naikan buah sawit sambil melemparkan gancu ke dekat JM,JM menolaknya alasan bukan urusan dia untuk naikan buah sawit tugas saya hanya mengumpulkan dari batang sawit ,akhirnyna adu mulut saya turun ke bawah,kata dia hayu hayang kumha Jeung aing,sm"saya jawab hayu hayang kukumaha geh" tak berapa lama dia menyabetkan gancu ke kepala saya bagian kanan sehingga saya luka perah kena sabetan gancu , sempat kami dilerai sama RT dan yang ikut kerja di situ, saya berharap pelaku segera di proses tutupnya.
Menurut saksi mata saat kejadian di tempat pada tanggal 23 Juni 2026 Sarhani membenarkan ada cekcok di antara kedua orang tersebut sekaligus penganiayaan yang mengakibatkan adanya korban luka parah.
"Betul pak mereka adu mulut sehingga menimbulkan emosi ke dua belah pihak dan pelaku JM mengahantamkan gancu ke kepala korban sehingga korban luka berat dan di situ ada beberapa orang di antaranya yang punya sawit pak RT dan saya sendiri serta kedua anaknya pelaku ,bahkan saya sempat lihat setelah korban tersungkur dia mau mencabut goloknya di pinggang tapi keburu di amankan dan anaknya,tegasnya.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Panggarangan Aipda Dimas Sutarwoko SH,saat di konfirmasi langsung pada saat laporan Rabu 18/06/2026 mengatakan kami siap terima laporan dari warga siapapun dan kami akan ditindak lanjuti sesuai laporan tegasnya.
Saat ini tim awak media berusaha mencoba untuk mengkonfirmasi terduga pelaku yang belum bisa di hubungi
(Jie/Red)

0 Komentar